DETERMINAN KELENGKAPAN IMUNISASI LANJUTAN PADA BATITA DI PUSTU TANJUNG AGUNG TIMUR KABUPATEN MUBA PROVINSI SUMATERA SELATAN
DOI:
https://doi.org/10.67429/wbrm5d30Keywords:
Imunisasi, Batita, Pustu, Sumatera SelatanAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berkaitan dengan kelengkapan imunisasi lanjutan pada batita di Pustu Tanjung Agung Timur (TAT), Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan pada tahun 2024. Metode yang digunakan adalah penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional, pendekatan ini dipilih untuk mengetahui hubungan antara karakteristik responden, pengetahuan, serta dukungan keluarga dengan status kelengkapan imunisasi lanjutan pada batita. Pelaksanaan penelitian berlangsung pada periode Mei hingga Juni 2024 di Pustu TAT. Subjek penelitian meliputi seluruh ibu yang memiliki anak usia 24–35 bulan dan melakukan kunjungan ke Pustu TAT selama periode penelitian. Jumlah responden yang terlibat sebanyak 40 orang, yang sekaligus dijadikan sampel penelitian melalui teknik total sampling. Proses pengolahan data dilakukan secara komputerisasi melalui beberapa tahapan, yaitu pengumpulan data (collecting), pemeriksaan data (checking), pemberian kode (coding), entri data (entering), dan pengolahan data (data processing). Selanjutnya, pengolahan data dalam penelitian ini dilakukan menggunakan program SPSS versi 17 dengan tahapan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar batita belum mendapatkan imunisasi lanjutan secara lengkap, yaitu sebanyak 22 anak (55,0%), sedangkan yang sudah lengkap sebanyak 18 anak (45,0%). Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa variabel pengetahuan ibu dan dukungan keluarga berhubungan secara signifikan dengan kelengkapan imunisasi lanjutan pada batita. Sementara itu, variabel umur, pendidikan, dan pekerjaan ibu tidak menunjukkan hubungan yang bermakna terhadap kelengkapan imunisasi lanjutan.
Downloads
References
Agustina, M. Q., & Dewi, M. K. (2022). Hubungan Pengetahuan Orang Tua, Ketersediaan Sarana Fasilitas Kesehatan dan Peran Petugas Kesehatan Terhadap Pelaksanaan Imunisasi Dasar Lengkap Pada Baduta: The Relationship between Parental Knowledge, Availability of Health Facilities and the Role of Health Workers in the Implementation of Complete Basic Immunization for Toddlers. SIMFISIS: Jurnal Kebidanan Indonesia, 1(4), 178-184.
Aini, M. (2009). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Tingkat Partisipasi Ibu Dalam Pemberian Imunisasi Dasar Di Wilayah Kerja Puskesmas Puskesmas Ujan Mas Kabupaten Muara Enim Tahun 2008. STIK Palembang.
Anggraini, F., Fathonah, S., & Pamungkas, I. Y. (2017). Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Dukungan Keluarga dengan Pemenuhan Personal Hygien Lansia di Desa Candu Kelurahan Combongan Kecamatan Sukoharjo (Doctoral dissertation, Universitas Sahid Surakarta).
Dinkes Sumsel. (2022). Profil Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2022. Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan. https://id.scribd.com/document/700536525/Profil-Dinkes-2023-Data-2022.
Husaini, F. (2016). Pengaruh Faktor Predisposing, Enabling, dan Reinforcing Terhadap Pemberian Imunisasi Dasar Lengkap di Puskesmas Runding Kota Subulussalam Tahun 2016 (Doctoral dissertation, Universitas Sumatera Utara).
Indrayani, T., & Fatimah, S. K. (2018). Hubungan Pengetahuan Ibu, Sikap Ibu Dan Media Informasi Dalam pemberian imunisasi hepatitis B 0-7 hari Pada bayi baru lahir di BPM Hj. Darmis syaiful Jakarta Timur. Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan, 9(1), 195-204.
Kemenkes RI. (2015). Buku Ajar Imunisasi. Kementrian Kesehatan RI.
Kemenkes RI. (2022). Strategi Komunikasi Nasional Imunisasi 2022 – 2025. Diakses melalui: https://www.kemkes.go.id/app_asset/file_content_download/16653827576343b965228c40.04885132.pdf.
Lubis, N. L., & Lubis, H. S. (2015). Faktor–Faktor Yang Memengaruhi Perilaku Ibu Terhadap Kelengkapan Imunisasi Dasar Di Wilayah Kerja Puskesmas Peusangan Siblah Krueng Kabupaten Bireuen Tahun 2014 (Doctoral dissertation, Universitas Sumatera Utara).
Munawaroh, A., Syamsulhuda, S. B., & Widjanarko, B. (2016). Beberapa faktor yang berhubungan dengan praktik imunisasi pentavalen booster di Wilayah Kerja Puskesmas Mangunsari Salatiga. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 4(3), 949-959.
Notoatmodjo, S. (2007). Kesehatan Masyarakat: Ilmu Dan Seni. Rineka Cipta.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Okta Orianti, Marliani (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



